logo pembaruan
list

Jelang Idul Adha, Pemprov Pastikan Hewan Kurban Sehat

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUAN.ID – Jelang hari raya Idul Adha yang jatuh pada Senin 17 Juni 2024, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung melakukan pengawasan ketersediaan dan kesehatan hewan kurban.

Kegiatan pengawasan hewan kurban ini, dilakukan dibeberapa titik Bandarlampung, seperti kurban kambing yang ada di Jln Rasuna Said, Gulak Galik, Bandarlampung. Kemudian, dilanjutkan ke lapak hewan kurban sapi di dekat Terminal Kemiling.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung, Lili Mawarti mengatakan, pemerintah pusat dan daerah memiliki kewajiban melakukan pengawasan, pemeriksaan, pengujian, standarisasi, sertifikasi serta registrasi.

Pengawasan ini, kata dia, berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 95 tahun 2012 tentang kesehatan vetriner kan kesejahteraan hewan dan Permentan 114 tahun 2014 tentang pemotongan hewan kurban. Serta, Permentan 17 tahun 2023 tentang tata cara pengawasan lalu lintas hewan, produk hewan, dan media pembawa penyakit hewan lainnya.

Menurut Lili, pihaknya dari jauh-jauh hari sudah melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban di beberapa titik di Bandarlampung.

“H-14 kemarin kita sudah melakukan pengawasan di sentra peternakan dan penjual hewan kurban,” ujar Lili.

Ia melanjutkan, pengawasan hewan kurban akan dilakukan pada H-3 sampai hari H dilokasi pemotongan hewan kurban.

“Kita juga awasi pada hari H sampai H+3 dilokasi pemotongan hewan kurban seperti RPH maupun masjid-masjid dan proses distribusi daging kurban,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam pengawasan hewan kurban ini, pihaknya menyiapkan 1.148 orang petugas.

Petugas tersebut, kata dia, terbagi menjadi 179 dokter hewan, petugas teknis peternakan 549 orang, paramedik veteriner 269 orang, dan relawan terlatih ada 151 orang yang berasal dari unsur pemerintah.

“Kita juga libatkan organisasi terkait seperti PDHI, Paravetindo, dan ISPI. Juga akademisi dari Unila, Polinela, dan UTB. Serta para relawan,” kata dia.

Dari hasil pemantauan dan pemeriksaan sejauh ini, Lili Mawarti mengklaim bahwa hewan kurban yang ada di lapak-lapak penjualan dalam keadaan sehat.

“Tadi kita sudah pantau seperti di tempat penjualan kambing. Kambing-kambing di lapak tadi begitu lincah. Artinya banyak gerak itu adalah salah satu bahwa hewan kambing itu sehat,” ungkapnya.

Begitu pun terkait ketersediaan hewan kurban, dirinya menyebut ketersediaan hewan kurban di Lampung surplus.

“Rinciannya, ketersediaan sapi dan kerbau ada 33.313 ekor sedangkan kebutuhan 24.298 ekor. Sehingga surplus 9.015 ekor,” jelasnya.

Menurutnya, ketersediaan kambing dan domba ada 62.247 ekor, sedangkan kebutuhan sebanyak 54.505 ekor. Sehingga surplus 7.742 ekor.

“Kita juga suplai Jabodetabek. Makanya ini turun juga tim dari Balai Karantina. Mereka turun yang mengawasi lalu lintas hewan ternak kita. Lampung dikenal lumbung ternak,” pungkasnya. (sandika)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved