logo pembaruan
list

Unila Mulai Berbenah, Kader PMII Harus Dukung dan Kawal

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUAN.ID – Semangat Universitas Lampung (Unila) untuk berbenah dan mewujudkan kampus anti korupsi menuju World Class University (WCU), mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonsaia (PMII) yang juga Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Lampung Jauharoh Haddad.

Bahkan, pemilik sapaan akrab Kak Jau itu meminta kepada seluruh kader PMII Lampung untuk ikut mendukung dan mengawal program Rektorat Universitas Lampung (Unila) dalam mewujudkan Unila yang bersih, agar cita cita menjadikan Unila sebagai WCU segera terwujud.

“Sebagai alumni Unila tentu saya juga terpanggil untuk mendukung semangat kampus hijau untuk terus berbenah. Karenanya, saya mengajak adik-adik saya, bil khusus PMII Unila agar ikut mendukung, mengawal dan berperan aktif menjaga nama baik almamater tercinta,” kata dia.

Ketua Umum Pengurus Besar Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (PB Kopri) 1991-1994 itu mengatakan, yang dituhkan Unila saat ini adalah suport dari seluruh elemen masyarakat. Untuk itu, sebagai alumni dirinya mengajak seluruh elemen untuk memberikan suport kepada kampus tertua di Bumi Ruwa Jurai itu.

“Saat ini Unila butuh dukungan, bukan perundungan! Jadi, ayo semua pihak mendukung, bukan justru mencari-cari kesalahan para pejabat yang baru saja menjabat. Biarkan mereka bekerja sebaik mungkin. Tugas kita adalah mendukung,” tegasnya.

Senada, Alumni FKIP Unila yang juga Alumni PMII Unila, Syahrulsyah mengatakan, pihaknya berharap Rektor Unila Prof Dr Ir Lusmeilia Afriani dapat membawa Unila kembali bangkit dengan segudang prestasi.

“Puluhan ribu mahasiswa sedang menimba ilmu di kampus yang di pimpin Prof Lusi. Artinya tugas Prof Lusi tidaklah ringan, belum lagi ada beban dosa masa lalu dari pemimpin sebelumnya. Karenanya harus didukung, terlebih oleh kader pergerakan,” kata dia. (tim/red)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved