Bukti Bahwa Keterbatasan Bukan Halangan untuk Berprestasi
PEMBARUAN.ID – Tangan-tangan yang mungkin tak sempurna bagi sebagian orang, hari ini menggenggam bukti bahwa kerja keras dan semangat tak pernah sia-sia. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memberikan bonus dan apresiasi kepada atlet disabilitas yang mengharumkan nama daerah di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Tahun 2024.
Acara penghargaan yang digelar di Lobby Kantor Gubernur Lampung, Rabu (9/4/2025), menjadi momen haru dan penuh makna, tidak hanya bagi para atlet, tapi juga bagi siapa pun yang percaya bahwa mimpi pantas diperjuangkan, apa pun kondisinya.
Dalam ajang bergengsi yang diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah, Provinsi Lampung berhasil meraih dua medali perak:
- Oko Minaldi, dari cabang olahraga Tenis Meja
- Muhammad Aswari Nugroho, dari cabang Atletik Lompat Jauh
Keduanya diganjar bonus masing-masing Rp150 juta, dan pelatih mereka turut menerima Rp75 juta sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pembinaan yang luar biasa.
“Tidak ada perbedaan, tidak ada ketimpangan. Semua atlet, termasuk teman-teman disabilitas, layak dihargai sama tingginya,” ujar Gubernur Mirza, menegaskan bahwa penghargaan ini sama dengan yang diberikan kepada atlet PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Lebih dari sekadar angka, bonus ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi para atlet disabilitas untuk terus melangkah, menembus batas, dan mengukir prestasi di kancah nasional hingga internasional.
“Kami percaya, prestasi adalah salah satu jalan menuju Indonesia Emas 2045. Dan Lampung punya banyak potensi luar biasa yang harus terus didukung dan dibina,” tambah Gubernur.
Kepala Dispora Lampung, Descatama Paksi Moeda, menambahkan bahwa bonus akan langsung ditransfer ke rekening atlet dan pelatih. Ke depan, Dispora berkomitmen terus memantau, membina, dan memperbaiki sarana olahraga, termasuk menyongsong target besar: menjadi tuan rumah PON 2032 bersama Provinsi Banten.
Di tengah suasana penuh haru, Oko Minaldi menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian dan penghargaan yang diberikan.
“Ini bukan hanya hadiah, ini semangat baru bagi kami. Semoga jadi pemicu untuk terus berjuang dan membuktikan, bahwa keterbatasan tak akan pernah membatasi mimpi,” tuturnya. (sandika)














