logo pembaruan
list

Balonbup Berharap Terbentuk Koalisi Linear di Pilkada Lampung

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUAN.ID – Bakal calon Bupati Lampung Utara, Mikdar Ilyas berharap koalisi partai politik dapat linier di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota pada Pilkada Serentak 2024 mendatang.

Menurut Politisi Partai Gerindra ini, apabila Koalisi tidak sejalan antara provinsi dengan kabupaten/kota berpotensi menimbulkan ketimpangan.

Sebagaimana diketahui Pilkada 2024 akan melakasanakan pemilihan gubernur, bupati dan walikota di waktu yang bersamaan. Oleh karena itu, ia menginginkan koalisi antara Pilgub dan Bupati maupun Walikota sejalan.

“Kita berharap partai yang berkoalisi dengan Gerindra bisa sejalan baik tingkat provinsi hingga ke kabupaten/kota se Lampung,” kata dia, Kamis (06/06/2024).

Anggota DPRD Lampung ini mengatakan, terdapat potensi ketimpangan apabila koalisi partai di Pilgub berbeda dengan koalisi partai di Pilbup maupun Pilwakot.

Ia menambahkan, DPP Partai Gerindra telah menetapkan Ketua DPD Rahmat Mirzani Djausal sebagai bakal calon Gubernur Lampung, dan dirinya sebagai bakal calon Bupati Lampung Utara.

Pemilihan Gubernur dan Pemilihan Bupati, kata dia, merupakan satu kesatuan. Karena itu saat terjun ke masyarakat untuk sosialisasi dan kampanye, maka mensosialisasikan Mirza sebagai calon Gubernur dan Bupatinya ke kita (Mikdar).

“Apabila koalisi partai di tingkat Pilgub tidak sejalan dengan Pilbup dan Pilwakot, maka akan terjadi ketimpangan saat sosialisasi dan kampanye,” ujarnya.

Kendati begitu, Mikdar menyebutkan tidak bisa memastikan terkait koalisi linear tersebut, dikarenakan politik sangat dinamis.

Ia beharap, koalisi linear antara Pilgub dengan Pilbup maupun Pilwakot di 15 kabupaten/kota bisa sejalan. Khususnya, kata dia, di Kabupaten Lampung Utara.

“Baiknya di semua kabupaten koalisi sejalan dengan Pilgub, tapi saya berharap di Lampung Utara khususnya koalisi yang terbangun akan sama dengan di tingkat provinsi,” pungkasnya. (sandika)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved