logo pembaruan
list

PTPN I dan PT SGN Targetkan Produksi 4,2 Juta Ton Gula Putih di 2024

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUAN.ID – Upaya BUMN perkebunan dalam merespons Peraturan Presiden No.40/2023 tentang target Swasembada Gula Nasional tahun 2028 semakin progresif. PTPN I dan PT Sinergi Guna Nusantara (SGN) menargetkan produksi gula tahun 2024 mencapai 4,2 juta ton.

Pada acara tanam dan tebang tebu perdana di PT Buma Cima Nusantara (BCN) di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Senin (03/06/2024), Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menegaskan komitmen ini.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Dodik Ristiawan, Direktur Operasional PT SGN, saat membuka musim giling di Pabrik Gula Cinta Manis. Kedua acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dari PTPN dan anak usahanya, menunjukkan sinergi kuat dalam holding PTPN III (Persero).

Di Unit Cinta Manis, Irma Kurniawati, Direktur PT BCN, melaporkan kondisi kebun tebu yang akan dipanen dan ditanam. Dengan area panen mencapai lebih dari 18 ribu hektare di Sumsel dan Lampung, produktivitas tebu rata-rata mencapai 64,6 ton per hektare dengan rendemen 7,0 persen.

“Kami optimis tahun ini PT BCN akan memproduksi 1,1—1,3 juta ton tebu siap giling, dengan proyeksi laba sebesar Rp65 miliar,” kata Irma.

Optimisme ini juga didukung oleh peningkatan infrastruktur, termasuk 450 embung penampungan air yang mampu mengairi 19 ribu hektare lahan, memastikan kesiapan menghadapi kekeringan ekstrem.

“Dengan dukungan yang memadai dari BoD PTPN I dan pemegang saham, kami yakin tahun depan akan lebih baik,” tambah Irma.

Wiyoso, SEVP Operation Regional 7, menambahkan bahwa ketersediaan pupuk tahun ini mencapai dua kali lipat dari tahun sebelumnya, dan infrastruktur lain seperti alat berat dan mekanisasi panen juga telah ditingkatkan.

“Dengan lebih banyak tanaman baru dan perawatan yang lebih baik, kita akan mencapai hasil yang lebih baik tahun depan,” ujarnya.

Teddy Yunirman Danas menegaskan kesiapan PTPN I dalam menjawab mandat pemerintah untuk swasembada gula. Selain memaksimalkan kinerja kebun tebu yang ada, PTPN I juga terus melakukan upaya perluasan dan strategi intensifikasi.

“Kami akan memaksimalkan produksi dan produktivitas dengan memperbaiki tata budi daya tebu dari pengolahan tanah hingga TMA (tebang, muat, angkut),” kata Teddy.

Tantangan utama menurut Teddy adalah konsistensi dan disiplin dalam perawatan tanaman.

“Disiplin SOP sangat penting. Sering kali kita menanam dengan baik, namun perawatannya tidak konsisten,” katanya.

Setelah acara di PT BCN, rombongan pejabat utama melanjutkan ke PG Cinta Manis untuk seremoni Buka Giling 2024. Dodik Ristiawan dari PT SGN mengapresiasi dukungan PTPN I dan PT BCN sebagai pemasok utama tebu. Ia berjanji untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan.

“Semua upaya kita adalah untuk kepentingan bersama, memberikan manfaat ekonomi bagi ribuan pekerja, dan berkontribusi pada swasembada gula nasional,” kata Dodik. (tim)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved