logo pembaruan
list

Pilah Sampah dari Rumah untuk Lingkungan Lebih Baik

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUAN.ID – Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, mennjadi momen penting yang bersejarah bagi Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) Karyawan PTPN I dengan menyelenggarakan Webinar bertema “Kelola Sampah Menjadi Sumber Daya Produktif” di Palembang, Selasa (04/06/2024).

Acara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam mengelola sampah secara bijak itu berjalan lamcar dan khidmat.

Ketua IKBI PTPN I, Ira Purwani Kartika menyampaikan pesan utama webinar ini, “Pilah sampah dari rumah!” Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran IKBI sebagai teladan dan pelopor pengelolaan sampah rumah tangga di lingkungan sekitar.

“Atas nama pengurus IKBI PTPN I, saya mengapresiasi IKBI Regional 7 yang memprakarsai seminar hybrid ini. Tema ini sangat relevan karena kita, sebagai ibu, sangat dekat dengan urusan domestik. Dari hal yang mungkin dianggap sepele, kita bisa berkontribusi untuk kemaslahatan alam dan lingkungan,” ujar Ira.

Seminar ini menghadirkan Agus Solihin, seorang aktivis bank sampah dan pengelola Emak.Id di Lampung.

Acara ini dibuka oleh Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, bersama Direktur Operasional Fauzi Omar, Direktur Pemasaran dan Manajemen Aset, serta SEVP Operation Regional 7, Wiyoso.

Seluruh pengurus IKBI Regional hadir di Kantor Penghubung Regional 7 Sumsel di Palembang, sementara pengurus dari Regional 1 hingga Regional 8 mengikuti secara daring.

Linda Wiyoso, Ketua Panitia Webinar, dalam sambutan selamat datangnya, mengungkapkan bahwa sejak 2020, IKBI Regional 7 telah memulai gerakan pengelolaan sampah di lingkungan rumah tangga dan perusahaan.

Dengan bekerja sama dengan Emak.Id, mereka telah membangun dua unit Bank Sampah bernama Bestie Boemi.

“Anggota kami secara rutin mengirimkan sampah yang telah dipilah untuk diolah dengan konsep 3R: reduce, reuse, dan recycle. Sebulan sekali, pihak Emak.Id akan mengambil sampah tersebut untuk dimanfaatkan sesuai jenisnya,” jelas Linda.

Ia juga menyebutkan bahwa jaringan Bank Sampah Bestie Boemi saat ini memiliki 43 relawan yang aktif menggerakkan pengelolaan sampah rumah tangga.

Dalam sambutannya, Teddy Yunirman Danas mengingatkan akan pentingnya pelestarian lingkungan seperti yang diamanatkan oleh Protokol Kyoto 1997.

“Pemanasan global yang diakibatkan oleh kerusakan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Webinar ini adalah langkah konkret dan visioner dalam mengelola sampah. Pengelolaan sampah harus menjadi budaya, bukan sekadar seremonial,” kata Teddy.

Agus Solihin dalam sesi pemaparannya, memberikan berbagai pengetahuan dan pengalaman terkait pengelolaan sampah, serta tips dan trik untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap masalah sampah.

Ia juga menunjukkan contoh barang-barang yang dibuat dari olahan sampah, mempertegas bahwa sampah dapat menjadi sumber daya produktif.

Webinar ini menjadi bagian dari kampanye untuk menyebarluaskan kepedulian terhadap pengelolaan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan, seiring dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024. (***)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved