iklan
DAERAH

Riza Rahmayadi Siap Nahkodai KNPI Pesawaran

×

Riza Rahmayadi Siap Nahkodai KNPI Pesawaran

Share this article

PEMBARUAN.ID – Bursa pencalonan Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pesawaran mulai menghangat. Di tengah dinamika tersebut, nama Riza Rahmayadi, S.H. perlahan mencuri perhatian sebagai salah satu figur muda yang dinilai memiliki rekam jejak aktivisme dan gagasan yang kuat untuk memimpin organisasi kepemudaan itu.

Riza bukan sosok yang muncul secara instan. Pemuda kelahiran Pesawaran tersebut tumbuh dari proses kaderisasi di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syariah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL). Dari organisasi itulah daya pikir kritis, kepedulian sosial, serta karakter kepemimpinannya terbentuk.

Selama menjadi mahasiswa, Riza aktif dalam berbagai forum diskusi, advokasi, hingga kegiatan sosial di tengah masyarakat. Baginya, gagasan tidak cukup hanya menjadi wacana, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang memberi manfaat bagi banyak orang.

Namanya juga kerap muncul dalam forum-forum nasional melalui kritik dan pandangannya terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Namun, kritik yang ia sampaikan selalu disertai solusi dan arah perubahan.

Kini, pengalaman panjang tersebut membawanya masuk dalam bursa Ketua KNPI Pesawaran. Meski demikian, Riza menegaskan pencalonannya bukan semata soal jabatan, melainkan bentuk pengabdian untuk membangun generasi muda di daerahnya.

“Pesawaran punya potensi besar. Tinggal bagaimana pemuda diberi ruang untuk bergerak dan berkarya,” ujar Riza, Minggu (24/05/2026).

Menurutnya, KNPI harus menjadi rumah besar bagi pemuda untuk tumbuh, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi diri. Ia ingin organisasi kepemudaan tidak hanya sibuk dengan kegiatan seremonial, tetapi benar-benar hadir sebagai ruang pembinaan dan pengkaderan yang berkelanjutan.

“Kita akan bedah bersama potensi Pesawaran. Jangan sampai wadah yang sudah ada justru disia-siakan,” tegasnya.

Riza juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda dalam menyongsong Bonus Demografi 2045. Ia menilai momentum tersebut dapat menjadi peluang besar apabila pemuda dipersiapkan dengan kualitas sumber daya manusia yang baik, keterampilan yang memadai, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.

Menurutnya, keterbatasan lapangan kerja, rendahnya akses pendidikan, hingga minimnya ruang partisipasi pemuda masih menjadi persoalan serius yang harus dijawab bersama.

“Bonus demografi itu peluang besar. Tapi kalau pemudanya tidak disiapkan, justru bisa jadi masalah. Di sinilah pentingnya pembinaan yang serius dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, Riza menilai cita-cita besar mewujudkan Lampung Maju dalam bingkai Indonesia Emas 2045 membutuhkan peran aktif generasi muda. Ia menyoroti masih adanya ketimpangan pembangunan, belum optimalnya pengelolaan potensi daerah, hingga tantangan integritas kepemimpinan yang harus menjadi perhatian bersama.

Karena itu, ia berharap KNPI dapat menjadi episentrum gerakan pemuda yang mampu melahirkan ide, inovasi, dan aksi nyata untuk pembangunan daerah.

“Kalau kita ingin Lampung benar-benar maju, maka pemudanya harus berdiri di depan, bukan di pinggir. KNPI harus jadi rumah besar yang menghidupkan harapan itu,” pungkasnya. (***/red)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *